Jajanan Khas yang Harus Diicip di Alun-alun Kota Wisata Batu Malang

Pariwisata

Alun-alun memang jadi pusat kota yang biasanya menjadi tempat bertemu para warganya, baik untuk sekedar bertamasya atau oleh pemerintah diselenggarakan pesta rakyat.

Sama juga dengan kota Malang, yang memiliki alun-alun. Eits, bukan alun-alun utamanya, tapi kali ini Alun-Alun Kota Wisata Batu, yang ada di Jalan Diponegoro, Sisir, Kota Batu, Malang Jawa Timur dan belakangan menjadi pusat perhatian.

Selain tanpa membayar tiket masuk, dan ada berbagai wahana rekreasi. Di lokasi ini juga jadi pusat kuliner khas Malang yang dipastikan murah meriah ada di Pasar Laron, dan berdiri tepat di belakang alun-alun.

Dinamakan laron, lantaran pasar ini ‘kerubungi’ orang yang berburu makanan, selayaknya laron yang mengerubungi cahaya saat hujan usai.

Kalau datang ke pasar ini jangan lupa menjajal aneka kuliner yang ramai diperjualbelikan, dan tinggi peminatnya. Apa saja? Berikut 5 daftar hasil rangkuman 

1. Rawon Subuh

Sebenarnya Rawon Subuh sudah memiliki beberapa cabang di Malang, tapi dari pada jauh-jauh berburu, di Pasar Laron juga ada kok, namanya Rawon Subuh Cabang Oro-Oro Ombo.

Jika dari pintu masuk pasar, posisi kedainya agak masuk jauh ke belakang. Tapi karena tempatnya kecil, Rawon Subuh selalu ramai pengunjung yang rela duduk berhimpitan.

Mengusung tagline enak dan murah, Rawon Subuh memang memiliki harga yang terjangkau. Seperti nasi rawon Rp 15 ribu, telur asin Rp 5 ribu, sate usus, perkedel, tempe, hingga mendol dijual hanya Rp 2 ribu rupiah. Sedangkan minumannya es jeruk, es teh, es kopi dan sebagainya hanya berkisar Rp 5 ribu hingga Rp 7 ribu.

2. Pos Ketan

Jika kamu familiar dengan nama ini, itu adalah hal yang wajar, karena Pos Ketan memang sudah jadi makanan legenda sejak 1967. Jadi tidak aneh jika kedai ini selalu antri dan diburu masyarakat maupun wisatawan. Apalagi saat suara.com berkunjung antrian sudah mencapai 5 meter.

Pos ketan memang menyajikan beragam olahan ketan dengan aneka toping. Bisa dipilih, seperti toping susu, keju, cokelat, sosis, bahkan ada juga yang bertoping durian. Sedangkan untuk kisaran harga masih sangat terjangkau, yakni antara Rp 5 ribu hingga Rp 15 ribu per porsi.

3. Bola-bola telur

Sekilas jika diperhatikan memang seperti makanan khas Jepang Takoyaki. Tapi kalau takoyaki terbuat dari tepung sehingga berbentuk bola. Camilan ini terbuat dari telur yang dicampur aneka toping, seperti, sosis, mie, dan bakso.

Rasanya enak jika dicampur dengan saus, nikmatnya dominasi telur membuat rasa camilan ini sangat gurih. Adapun satu porsi berisi 10 butir dan cukup merogoh kocek Rp 10 ribu rupiah. Tapi sabar ya dengan antriannya.

4 thoughts on “Jajanan Khas yang Harus Diicip di Alun-alun Kota Wisata Batu Malang

  1. Pingback: url one
  2. Pingback: Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *