Tren Sosialita Pakai Barang Preloved

Lifestyle

Jakarta – Kaum urban tidak akan pernah lepas dari pengaruh sosial. Kebanyakan dari mereka menginginkan citra yang baik meski menghalalkan segala cara. Dalam kelompok sosialita sendiri, sekarang ini mereka sedang senang mengenakan barang preloved.

Barang jenis ini adalah barang ‘second’ namun dalam kondisi seperti baru. Bahkan, beberapa ‘preloved seller’ mengklaim pernah juga menjual koleksi teranyar rumah mode dunia. Lantas, kenapa akhirnya banyak sosialita sekarang gemar menggunakan barang preloved?

Apa karena alasan ‘yang penting gaya di media sosial’, tidak mampu beli, atau ada alasan lain? Dijelaskan sosialita Marisa Tumbuan, barang preloved semakin diincar bukan karena alasan demi pansos atau panjat sosial di Instagram atau media sosial lainnya.

Marisa melanjutkan, karena barang preloved ini semakin dikenal sosialita, maka Anda mesti berhati-hati sebelum membeli. Sebab, tak bisa dipungkiri juga banyak produk non-original yang mengatas namakan barang preloved. Tapi, masalah ini bisa dikenali dengan baik kaum sosialita.

Ya, sudah sering berbelanja barang mewah menjadi alasannya, sehingga ciri-ciri produk palsu itu bisa diidentifikasi hanya dengan pandangan mata. Paling mudah adalah produk Louis Vuitton. “Kalau signature LV-nya kepotong, sudah pasti itu barang KW,” ungkap Marisa.

Sementara itu, model sekaligus presenter kondang Sari Nila pun membantah dengan tegas jika sosialita pakai barang preloved demi pansos semata. Menurut dia, membeli barang preloved malah bisa dikatakan smart-thing.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *